Kunjungan Para Antropolog Universitas Indonesia ke Kampung 99 Pepohonan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten Selatan, Provinsi Banten

Pada hari Jumat dini hari, tanggal 30 Oktober 2015, rombongan para Antropolog Universitas Indonesia yang di pimpin oleh ibu Prof. Meutia Hatta Swasono berangkat dari Cilandak Town Square Jakarta, menuju Bayah. Perjalanan kali ini merupakan perjalanan istimewa, yaitu kunjungan ke Kampung 99 Pepohonan yang berlokasi di Bayah, Kabupaten Lebak, Banten Selatan, Provinsi Jawa Barat.

Dipandu oleh Tri dan Nia dari Kampung 99 Pepohonan, tepat pukul 01.05 dinihari, sebanyak 5 kendaraan roda empat nampak berkonvoi. Dalam perjalanan, rombongan menjemput 2 kendaraan lain yang telah menanti di daerah Rancamaya. 7 mobil bergerak secara konvoi, dan sejenak berhenti di depan pos polisi Cikidang untuk memastikan kembali kelengkapan anggota rombongan.

Pada saat azan berkumandang, rombongan melakukan ibadah sholat subuh di daerah Cibareno. Setelah sholat subuh, rombongan memutuskan untuk istirahat sejenak sambil menikmati kopi yang memang disiapkan sebagai bekal perjalanan.

Tiba di lokasi, rombongan para Antropolog langsung disambut oleh Abi dan Umi. Nasi goreng yang nikmat menjadi hidangan pembuka di hari pertama. Rombongan nampak sangat menikmati suasana nan asri. Rumah kayu tradisional berlantai 3 yang terletak persis di samping muara yang berujung di Laut Selatan ini menjadi tempat berkumpul dan beristirahat para rombongan. Tak ketinggalan, Abi telah menyiapkan keyboard sebagai hiburan bagi semuanya. Dan ternyata ada pula yang membawa gitar bersama mini amplifier.

Hidangan yang disiapkan dengan kompor hawu dengan bahan bakar kayu, menambah kenikmatan dan kelezatan santapan yang disajikan. Menu seperti sayur asem, sup ikan, ikan bakar, tumis kacang panjang, lontong sayur, nampak tak bersisa. Semua menikmati hidangan yang disiapkan. Secara spontan, salah seorang anggota rombongan, Bapak Tjung bahkan menyatakan keinginannya untuk belajar mengolah makanan sehat. Beliau antusias nampak bercakap cakap dengan Umi untuk melaksanakan keinginannya tersebut.

Kunjungan ini digagas langsung oleh Abi, saat menerima kedatangan Bapak Tony Rudyansjah. Bapak Tony merupakan alumni Fakultas Antropologi UI, yang saat ini merupakan dosen yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen Antropologi FISIP UI. Bersama ibu Prof. Meutia Hatta Swasono dan beberapa rekan-rekan beliau, akhirnya rencana kunjungan terealisasi tanggal 30 Oktober kemarin.

Dalam kunjungan ini, secara singkat Abi berbagi pengalamannya dalam membangun kebersamaan dan membangun kehidupan di Kampung 99 Pepohonan. Dalam waktu 10 tahun, tempat yang diawali di Depok, telah berkembang menjadi 10 tempat lain, termasuk yang berlokasi di Bayah tersebut. Diharapkan, ke depannya, para Antropolog ini dapat juga membangun sebuah kebersamaan dan membangun kehidupan yang tentunya membawa manfaat bagi semuanya.

Rombongan Pulau Manuk, Sawarna, Karang Taraje serta Lagon Pari. Sabtu 31 oktober tepat pukul 22.00 dengan diiringi lagu Kemesraan, rombongan para Antropolog yang terdiri dari ibu Prof. Meutia Hatta Swasono, Bpk. Tony Rudyansjah, Ibu Mieke Zuraida, Bpk. Anggraito Sumrahadi (Itong), Bpk. Mulyawan Karim, Bpk. Tjung Gozali Joehana, Ibu Wieke Dwiharti, Ibu Lamtiur Hasianna Tampubolon, Ibu Widianti Kamil, Bpk. Praginanto (Gigin), Bpk. Tito Panggabean, Bpk. Chocky Mangoendipuro, Ibu R. Windiarti Soebadio, Bpk. Syahmardi (Batu) kembali ke Jakarta untuk melanjutkan aktivitasnya. Semua merasa senang dan puas dengan kunjungan kali ini dan akan segera melaksanakan kunjungan berikutnya ke Kampung 99 Pepohonan. Salam hormat dari Abi, Umi serta keluarga besar Kampung 99 Pepohonan untuk para Antropolog yang telah menerima pelayanan kami yang apa adanya.